Guru Honorer Kampar Banting Nasi Kotak Depan Siswa Langsung Dipecat
Kejadian tersebut berlangsung pada Senin, 10 November 2025, setelah kegiatan sosialisasi bersama Kejaksaan Negeri Kampar dan Dinas Pendidikan.
Dalam video yang viral, Yon Hendri terlihat meluapkan emosinya dengan membanting nasi kotak di pintu ruang guru. Aksi tersebut disaksikan langsung oleh para siswa—yang seharusnya dilindungi dan diberikan teladan positif.
Alasan Pemecatan dan Riwayat Perilaku Kasar
Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap guru honorer tersebut. Kepala Seksi Peserta Didik Disdik Kampar, Siti Melia, mengonfirmasi keputusan pemecatan dan menyebutkan dua alasan utama:
-
Pelampiasan Emosi yang Tidak Pantas
Tindakan membanting nasi kotak dilakukan karena emosi setelah adu mulut dengan guru lain. Disdik menilai tindakan tersebut tidak pantas dilakukan seorang pendidik di depan anak-anak. -
Tidak Menghargai Anggaran Daerah
Nasi kotak yang dibanting merupakan konsumsi resmi kegiatan sosialisasi yang bersumber dari anggaran daerah. Aksi ini dianggap sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap fasilitas yang disediakan pemerintah.
Selain insiden viral tersebut, Disdik juga mengungkap adanya riwayat perilaku kasar dari Yon Hendri. Ia dilaporkan pernah menendang nasi di kelas (nasi MBG) dan kerap bersikap kasar, baik kepada murid maupun saat proses pembelajaran. Keluhan dari wali murid semakin memperkuat keputusan untuk memberhentikannya.
Pemecatan ini menjadi sinyal tegas bahwa Dinas Pendidik

Posting Komentar untuk "Guru Honorer Kampar Banting Nasi Kotak Depan Siswa Langsung Dipecat"