Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Seleksi CPNS Guru 2027 Dibuka untuk Guru Non-ASN: 172 Ribu Guru Berpeluang, Ini Syarat dan Prioritas Formasinya

>
Guru Indonesia berbaju batik memegang buku di ruang kelas

    Bagi guru non-ASN yang sudah bertahun-tahun mengabdi tanpa status aparatur sipil negara, kabar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) ini patut disimak. Pemerintah menyiapkan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) guru mulai 2027, dan guru non-ASN yang masih aktif mengajar termasuk kelompok yang berpeluang mengikutinya.

Kepastian itu disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, kepada wartawan usai peluncuran Bulan Guru Nasional di SMPN 216 Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat, 30 Oktober 2026. Menurut pemberitaan yang mengutip penjelasannya, ada lebih dari 172 ribu guru non-ASN yang saat ini masih mengajar dan akan menjadi sasaran pengisian kebutuhan guru berstatus ASN.

"Sudah ada 172 ribu lebih itu yang sekarang mengajar, tapi kan statusnya masih non-ASN. Itulah yang akan kita isi dengan ASN," ujar Nunuk sebagaimana dikutip pemberitaan tersebut.

Bukan Hanya untuk Lulusan Baru

Seleksi CPNS guru 2027 tidak hanya diperuntukkan bagi lulusan baru. Guru non-ASN yang memenuhi ketentuan juga memperoleh kesempatan mendaftar. Kesempatan ini diberikan kepada guru non-ASN yang masih aktif mengajar dan telah tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) per Desember 2024, sesuai dengan penjelasan yang beredar dari Kemendikdasmen.

Karena itu, guru yang merasa datanya belum beres sebaiknya memeriksa kembali data Dapodiknya sejak sekarang. Data yang rapi dan sesuai kondisi mengajar akan menentukan ketika seleksi resmi dibuka, meskipun ketentuan teknis final tetap menunggu pengumuman resmi pemerintah.

Kebutuhan Nasional 464.856 Guru, Dipenuhi Bertahap Tiga Tahun

Seleksi ini merupakan bagian dari rencana besar pemenuhan kebutuhan guru nasional yang mencapai 464.856 orang. Pemerintah tidak memenuhinya sekaligus dalam satu tahun, melainkan secara bertahap selama tiga tahun, mulai 2027 hingga 2029.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, sebelumnya telah memaparkan peta jalan tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI. Dalam peta jalan itu, pengangkatan pada 2027 ditargetkan mencakup 30 persen dari kebutuhan, kemudian 30 persen lagi pada 2028, dan 40 persen pada 2029. Artinya, guru yang bel um kebagian formasi pada 2027 masih memiliki peluang pada dua tahun berikutnya, selama kebutuhan di daerah dan mata pelajarannya masih tersedia.

Gagal Seleksi Bukan Berarti Berhenti Mengajar

Kekhawatiran terbesar banyak guru honorer adalah kehilangan pekerjaan jika gagal seleksi. Untuk hal ini, Mendikdasmen Abdul Mu'ti sudah menegaskan bahwa guru non-ASN tidak akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 2027. Guru yang mengikuti seleksi tetapi belum berhasil lolos dipastikan tetap dapat menjalankan tugas sebagai guru non-ASN.

Penegasan ini sejalan dengan skema penugasan non-ASN yang sedang dirumuskan Kemendikdasmen bersama kementerian dan lembaga terkait, agar pemerintah daerah punya dasar hukum untuk terus menugaskan guru non-ASN yang terdata hingga Desember 2024. Seleksi adalah jalan menuju status ASN, bukan ancaman bagi yang belum lolos.

Apa yang Harus Dilakukan Guru Mulai Sekarang?

  • Pastikan data Dapodik sudah tercatat benar dan sesuai dengan kondisi mengajar saat ini.
  • Periksa kualifikasi ijazah: bila belum S-1/D-IV, segera susun rencana penyelesaiannya.
  • Pantau kebutuhan guru di daerah dan mata pelajaran masing-masing, karena formasi dibuka berdasarkan kebutuhan, bukan permintaan.
  • Ikuti hanya pengumuman resmi Kemendikdasmen, Kementerian PANRB, dan BKN soal jadwal, syarat final, dan mekanisme pendaftaran.
  • Jangan percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan atau meminta bayaran untuk mengurus seleksi.

Seleksi CPNS guru 2027 membuka harapan baru bagi ratusan ribu guru non-ASN. Harapan itu baru menjadi nyata bila guru mempersiapkan diri sejak sekarang: data beres, ijazah memenuhi syarat, dan informasi dari sumber resmi.

Rincian resmi mengenai jadwal, syarat final, dan mekanisme seleksi CPNS guru 2027 mengikuti pengumuman berwenang dari Kemendikdasmen, Kementerian PANRB, dan BKN.

Posting Komentar untuk "Seleksi CPNS Guru 2027 Dibuka untuk Guru Non-ASN: 172 Ribu Guru Berpeluang, Ini Syarat dan Prioritas Formasinya"